14 Puisi Untuk Ayah Tercinta Terbaru

Thursday, November 9th, 2017 - Puisi

Eibroo.comPuisi Untuk Ayah. Ayah adalah salah satu sosok sentral dalam kehidupan yang membesarkan, mendidik, menafkahi sehingga menjadi salah satu sosok berpengaruh dalam pembentukan karakter kita sehingga menjadi manusia yang berguna. Segala kenangan masa kecil bersama ayah tentunya sangat indah bila kita mengingatnya kembali dan ini menjadi untaian memory terindah di sepanjang hidup kita.

Jasa jasa dan pengorbanan ayah yang tertuang dalam syair dan kumpulan puisi ayah berikut ini bisa menjadi bacaan menarik untuk kita dalam memberikan apresiasi bagi sosok ayah yang akan selalu menjadi panutan. Tentu saja dengan membaca kumpulan puisi ayah yang ada di halaman ini akan kembali mengingatkan kita akan cinta dan kasih sayang seorang ayah dalam mendidik dan membesarkan kita dengan penuh kesabaran. Selain itu kamu juga bisa melihat daftar puisi ibu dan bunda tersayang yang sudah diposkan sebelumnya di blog ini. Silahkan Disimak!

puisi ayah terbaik

Kumpulan Puisi Untuk Ayah

Puisi Ayah – Rindu Diantara Hujan

Tetes demi tetes air langit membasuh wajahku.
Membasahi tanah yang telah kering.
Bulir itu terpecah saat membentur bumi.
Setiap tetesnya mengandung rindu yang terpendam.
Tak dapat ku cegah segala rasa rindu yang kian mendesak.
Ingin segera kucurahkan atau sekedar ku ucap.

Mataku menerawang pada masa laluku.
Dimana aku dengan tanpa segan melompat pada punggung tegapmu.
Dimana aku dengan lantang meminta mainan atau sekedar merengek minta dibelikan permen lolipop.
Aku tersenyum dalam lamunku.
Masih ku ingat jelas garis tegas rahangmu menjadikan engkau semakin tampan.
Masih pula ku rekam suara tegasmu namun penuh kasih.
Atau tentang kekarnya tanganmu yang dengan mudah mengendongku atau sekedar menaikkan ku pada kursi yang tinggi.

Aku mengingat kembali kecup bibirmu di pipiku.
Terasa hangat hingga hatiku bergetar.
Aku selalu tertawa kala kumis tipis yang terhias diantara hidung dan mulutmu menyentuh pipiku.
Membuat aku geli hingga tertawa.
Aku kembali teringat belai tanganmu di antara helaian rambutku mengantarkan aku pada alam mimpi.
Akupun teringat kembali pelukkan hangatmu yang mendekap segala kesedihanku.

Saat aku terjatuh ku lihat pancaran kekhawatiran di matamu.
Dengan lembut kau ucapkan kalimat yang membuatku kuat.
Engkau memberi pesan lewat semua katakatamu.
Katamu aku tak boleh menjadi anak yang cengeng.
Katamu aku harus menjadi anak yang kuat.
Meski engkau terkesan galak namun semua itu menjadikanku kuat.

Ayah…
Aku menitipkan rindu ku ini pada ribuan tetes hujan.
Tak usah kau khawatir, aku di sini baik-baik saja.
Tak perlu kau cemas aku di sini selalu tersenyum.
Untukmu ayah aku menitipkan rindu pada hujan yang menyejukkan ini.
Akan segera kutelpon engkau ayah untuk sekedar berbagi cerita dan kabar.
Meski kini kita jauh, setidaknya aku masih dapat memdengar suaramu. Merekam tawamu.
Aku tau saat kita berbicara lewat telepon matamu berbinar cerah dan senyummu selalu terlembang.
Karena aku pun demikian.

Ayah….
Rindu ini di antara derasnya hujan.
Semoga tetesnya menyampaikan padamu.
Ayah…
Sayangku sebanyak tetes hujan ini.
Tak terhitung.
Ayah…
Aku sayang ayah.

******

Puisi Rindu Ayah

Keikhlasan ku
Tak mampu menghapus rasa rinduku

Aku merindukan sosok hangtmu
Kasih sayabgmu Dan cinta mu

Ayah…
Aku Tak tau jika engkau sangat berharga untuk ku
Kau yang menjaga ku di setiap waktu
Kau yang ajarkan aku menjadi yang terbaik

Ayah…
Aku hanya memanggilmu saat aku membutuhkanmu
Tak pernah terfikir oleh ku aku akan kehilanganmu
Kini aku di selimuti penyesalan Dan air mata

Ayah maafkan aku yang selalu menyiayiakan kasih sayang Dan cintamu
Ayah aku yang Tak pernah memikirkanmu di sela nafasku
Walau kau selalu Ada untuk dengan kesempurnaan mu

Ayah…
Aku kini berusa tegar
Dan rela melepaskanmu disisinya
Namun aku pun Tak dapat berdusta jika aku sangat merindukanmu

Aku selalu sakit melihat nisan mu
Air mataku Tak mampu ku sekak lagi
Saat ku mengingat semua pengorbanan mu selama ini
Kau yang berkerja keras untuk kita sekelurga

Kau Tak pernah mengeluh dengan sakit mu
Ayah aku telah tiba di titik penyesalan ku
Aku yang Tak pernah bisa memeluk Dan menyetuhmu lagi
Dan mersakan kasih sayangmu yang tulus itu

Ayah…
Aku ingin bersamamu bawalah aku bersamamu
Aku lelah hidup di dunia yang fana ini
Tanpa engkau lagi disisiku
Yang selalu mencintaiku segenap ragamu terima kasih ayahku

******

artikel puisi lainnya:
puisi kecewa karena patah hati
puisi pendidikan nasional terbaik
puisi keindahan laut pantai terbaik

Puisi Ayah – Semua Ini Untukmu

Harapanku
Membuatmu bangga akan hidupku
Membuatmu tersenyum karenaku
Membuatmu tertawa karena hadirku

Semua keinginanmu
Kucoba penuhi dengan caraku
Walau terkadang
Tak sejalan dengan inginku

Terkadang,
Aku ingin bicara
Aku ingin seperti mereka
Yang mampu memilih sendiri jalan hidupnya

Namun,
Aku ingat siapa diriku
Aku ingat betapa sering aku mengecewakanmu

Semoga,
Dengan ini aku bisa membanggakanmu
Semoga aku bisa bahagiakanmu
Meski, ku harus melawan hatiku

Aku menyayangimu Ayah Ibuku.

******

Puisi Pulanglah Ayah

ayah..
semoga kau dengar apa yang selama ini aku teriak kan
kau telah lama meninggal kan aku
kau tak pernah lagi menemui ku
kau pergi entah kemana
kau tak pernah lagi memberi kabar
kau tak ingat lagi padaku
kau yang telah menjadikan aku ada
kau juga yang meninggalkan aku

ayah…
buat apa ada aku…
buat apa…
buat apa…
apa hanya untuk membuat ku menderita
apa hanya membuat ku sengsara

ayah…
sudah hampir 21 tahun lamanya
kau tinggal kn aku
apa kau tak inga aku lagi
atau kah kau tak mengingini akan hadirnya aku

ayah…
aku mohon..
datng lah..
tengoklah aku..
aku rindu pelukan mu..
aku rindu kasih sayang mu..
aku rindu..

setiap malam aku hanya menangis..
meratapi nasib ku..
aku terlahir seperti tanpa ayah..
aku malu dengan keadaan ku.

ayah…
pinta ku..
pulng lah..
aku rindu padamu..
ayah…

******

Puisi Ayah – Sang Jago

Ayah
kau bagai si jago di pagi hari
Ragamu begitu kuat ayah
Semangat mu membakar jiwa
cucuran keringarmu selalu ku lihat
kau begitu lelah, ayah

kau bagai si jago di pagi hari yang selalu berkokok
kau mengais materi dengan caramu
sang anak yang kau selalu di banggakan
untuk cucuran keringatmu
untuk lelahmu
tak cukup ku balas dengan kata terima kasih

******

baca juga:
puisi rindu untuk belahan jiwa
puisi lucu humor dan gokil

Puisi Untuk Ayah – Bagai Embun Pagi

bagai embun pagi..
engkau lah awal dari kebahagiaan ku
engkau lah pendorong indah nya hidup ku
ayah..
ketika nafas mu terhenti
ribuan rasa bersalah menghampiri
semua jasa yang kau beri
membuat rasa lara hati
ayah..

rindu ini membuat ku sesak
ingin rasa nya berteriak
tapi aku kan trus berusaha
agar sang kuasa mempertemukan kita
di dalam surga nya

******

Puisi Air Mata Ayah

Hari itu dia tersenyum
Namun air mata tetap mengalir di pipinya
Bagaimana mungkin seorang gadis kecil akan mengerti
Dulu memang aku bisa kau bohongi

Sekarang aku yang tersenyum
Namun air mata ku tetap mengalir
Aku bukan lagi gadis kecil yang bisa kau bohongi
Tahukah kau aku telah menjadi dewasa?

Arti air matamu sama seperti air mataku
Kita hanya berusaha saling menguatkan
Meskipun aku tak pernah mendengar kau lemah
Tapi aku tahu kau bahkan lebih dari itu

Jika suatu hari nanti aku datang
Akankah kau membohongiku lagi?
Semua terserah padamu
Karena aku juga pasti akan melakukannya lagi

Tapi berjanjilah ayah
Kau akan tetap mengatakan kau menyayangiku dalam senyummu
Karena aku pun akan melakukan itu untuk mu

******

Puisi Surat Kecil Untuk Ayah

Diatas kertas putih bergaris
Kugores tinta berwana hitam
Menyampaikan maksud yang tak trlukis
Perih hati kian menikam

Kutulis disana
Hay ayaah…, aku ingin kau baik-baik saja
Bersama hidup layak nan bahagia
smoga waktu membawa untuk jumpa
Meskipun semua telah berbeda

Apa ayah tau? Tak selebarpun gambar ayah disini
Tak jua pernah kutemu dalam mimpi
Apa ayah tampan?
apa ayah baik?
Aku hanya bisa meminta pada ilahi
Agar bisa bertemu nanti

Jika nanti ayah membaca suratku ini
Aku ingin ayah tau bahwa aku selalu disini
Melewati malam hingga pagi
Berharap bisa membuatkanmu segelas kopi

Ayah.. Sekian untuk kali ini
Smoga surat ini bisa memberi tahu bahwa aku masi ada
Meskipun kita tak saling tau tempat berada
Namun inilah surat kecil untuk ayah.

******

Puisi Untuk Ayah – Pahlawan Kesuksesanku

Fajar telah menyapa pagi ku
Kau jadikan hari mu,hari untuk pengorbanan.
Pengorbanan mencari rezki,pengorbanan untuk mencari awal yg baru.
Kau ajarkan aku arti perjuangan,kau ajarkan aku arti kesuksesan.
Ayah mungkin tanpa mu aku tidak bisa seperti ini..
Mungkin tanpa mu aku tidak bisa berdiri ditengah tengah impian ku..
Impian untuk meraih keberhasilan
Impian untuk mencapai kemenangan…

******

Demikianlah bait-bait puisi untuk ayah tercinta yang bisa dibagikan pada postingan kali ini. Jangan lupa datang kembali untuk melihat aneka puisi terbaik lainnya yang dikirimkan pembaca di blog ini. Terimakasih