34 Puisi Persahabatan, Syair Puisi Untuk Sahabat Pilihan

Friday, November 10th, 2017 - Puisi

Puisi persahabatan, syair puisi untuk sahabat terbaik. Pada postingan kali ini terdapat kompilasi puisi persahabatan terbaik yang merupakan kumpulan syair kata kata indah dalam bentuk puisi yang menggambarkan perasaan pengarangnnya tentang arti dan makna persahabatan serta keindahan hubungan persahabatan dalam kehisupan manusia.

Membaca puisi persahabatan berikut ini dapat menjadi media dan sarana apresiasi terindah yang bisa menyadarkan kita tentang arti penting seorang sahabat dalam kehidupan yang turut andil memberikan pengaruh besar dalam berbagai dinamika baik itu senang maupun susah.

Silahkan disimak kumpulan puisi persahabatan berikut ini, semoga dapat menjadi bacaan yang bermanfaat dan menginspirasi untuk kita semua.

puisi persahabatan

Puisi Persahabatan Terbaik

***

Seberkas Harapan

ku rangkai lagi serpihan masalalu
yang tak pernah usang di telan waktu
Disetiap langkah ku kenangan mu mengusik ku
waktu ku tersita mengenang dirimu
ketika senyuman mu tak bisa ku lihat lagi

seketika tutur manja dan tawa ikut pergi
tak bisa ku pungkiri
cinta ini lebih besar dari pada benci

dan ketika ku terjaga di ujung malam ada syair dalam seberkas harapan
di ujung malam ku bertadah tangan mohon doa petunjuk jalan

Biarkan Aku Pergi

Sahabat bilamana kau tau
isi hati yg ku pendam
itu munkin akan ada pertimbangan
bagimu untuk mengatakan
sesuatu tp itu mungkin suatu kesalahanku
karena semua kupendam
dan tak penah ku ungkapkan tp bekas dalam hatiku telah lama ku
hapuskan kawan biarlah jiwa ini yg menahan sakitnya penderitaan jujur aku merindukanmu kawan aku maafkan itu semua
dan aku berterima kasih
karena aku dapat belajar
membuka mata lebar
bahwa dalam hidup ini
tidak ada yg kekal aku dapat belajar bahwa kau tidak
lagi membutukanku dan memaksaku untuk pergi
meskipun aku sekarang
seperti perahu kecil yg di hantam badai gelombang
yg dahsyat
(aku bangga punya sahabat
sepertimu)

Masih Ingatkah

Aku masih mengingatnya kawan.
Semuanya…
Bagaimana merah padam nya muka mu ketika kalah main kelereng dulu.
Pun dengan sumringah nya senyum mu ketika menyambut pagi di hari minggu.
Atau tentang betapa sering nya kita mendapat hukuman dari guru

Bagaimana denganmu kawan..?
Masihkah kau ingat masa-masa itu.
masa ceria nan bahagia.
Di mana hanya senyum ikhlas yg kita tebar.
Bukan senyum paksaan menghadapi kenyataan seperti sekarang ini

Tak terasa waktu cepat berlalu.
Kita sudah beranjak remaja.
Ingin sekali rasanya mengulang saat-saat itu.

Aku bersyukur kita cepat sadar dan mengerti
Seperti apa kekurangan ekonomi yang keluarga alami.
Dan sepertinya negeri rantauan adalah satu satunya jalan yg harus ku jalani.

Dan pada akhirnya engkau pergi membawa angan mu
Aku pun pergi menggapai impianku.

Kini genap sudah dua tahun perpisahan kita.
Kuharap suatu saat nanti kita sama-sama kembali dengan senyuman penuh kemenangan.

Ku nantikan saat itu kawan…..

Tinggal Kenangan

Kawan,,
Ingatkah kau dulu kita pernah bersama..
Menelusuri jalan hidup bersama..
Duduk berdua menatap langit..
Melukis awan yang cerah..
Menghitung bintang yang tak terhitung..
Menatap pelangi..
Dan menikmati sinar mentari..
Namun semua itu kini tak lagi terjadi..
Karna kau t’lah pergi..
Pergi menempuh hidup baru..
Meninggalkan semua kenangan..
Melupakan semua mimpi..
Mimpi kita berdua..
Dan kini mimpi itu t’lah hancur..
Dan yang tersisa hnyalah tinggal kenangan….

Teman Kecil

Begitu banyak Masa yang Indah
Tak seindah masa itu,
Canda tawa dari polosnya sekumpulan bocah
Ohh lucunyaa..

Masih terbayang Satu kenangan
Yang takan hilang Kapanpun dia datang,
Tersenyum bibir ini
Ingin hati berjumpa kembali,
Tapi apa daya jalannya telah beda
Walau hati mengharapkannya…

Teman kecil saat itu…
Hanya bisa tertawa tak pandai bicara
Teman kecil saat ini…
bukan hanya bicara
Bahkan bisa bernadaa.

Teman Kecil Aku Rindu….

Kupu Kupu

Tubuhnya yang indah
Sayap-sayap nya yang elok
Warna tubuhnya yang mencolok
Dan berbagai hiasan yang menghias tubuhnya

Metamorfosa telah sampai diujung tanduk
Dan menjadi makhluk yang indah dan cantik
Bunga-bungapun siap dihinggapi
Oleh si kupu-kup yang mungil

Tanpa ada rasa bosan
Berbagai tempat telah iya hinggapi
Berbagai musim telah iya lalui
Berbagai cerita telah iya dapati

Setiap hari yang cerah
Kau selalu mewarnai dunia
Dengan tubuhmu,dengan warnamu
Dan dengan semua yang kamu punya

Tersekat Waktu

Degum dikesan bersama kawan-kawan
acap kali saling berpesan
fajar bertemu melincirkan mimpi-mimpi
menyedang-nyedang waktu yang disita masa depan
tidak merembet sejuta rencana
masih saja terbahak-bahak.

Kita berkarib saling membanyol di atas perang
pandai berkelakar dalam waktu setajam pedang
terlalu elok
terlalu bersahabat
sulit rasanya menjadi lepas ayam
mayangda petang akhirnya datang.

Sahabat melawat lewat kesan
hidup masing-masing di masa depan
barik jadi tugu menjahit asa
lepas, lepaskan saja.

Terlampau Jauh

Di setiap langkahku
Kan terkenang setiap namamu
Sahabat yang tak pernah luput dari ingatanku
Membawaku mengenang masa lalu
Betapa hatiku pilu
Mereka semua mengacuhkanku
Tak ada senyum manis darimu
Sungguh menyesakkan dadaku
Seribu pertanyaan ku tuju
Mengapa ini terjadi padaku

Apa salahku
Sampai bunga tak kunjung bersemi
Meratapi kepergian kupu-kupu penyejuk hati
Namun tiada kusangka
Datanglah sahabat sejati
Yang pasti menemaniku sampai mati

Deru Dan Kerikil Tajam

Langit hitam tak sesungguhnya hitam
Dia hanya di terpa mendung sejenak
Ada kala tersapu pelangi
Malam bisa saja bernyanyi merdu
Kita bersiul di terik matahari pagi
Hingga hujan tak reda.

Cinta pun takan memandang sebelah mata
Kita punya cita-cita seluas samudra
Tempat bermain bersama
Sahabat pun akan ada
Bila suatu saat berpisah kita punya cerita
Derita tak jd soal
Ada bahagia menjelang
Sunggingkan senyum bahagia
Hitam malam belum tentu selalu hitam
Kita pun bisa menggubah deru dan kerikil tajam.
Menjadi permata berserakan
Marilah kayuh jalan meski dunia berkata tidak.

Baca puisi persahabatan lainnya pada halaman berikut…